Terjerat Utang Judi Online, Pria di Tasikmalaya Mengaku Dibegal Demi Tilap Uang Teman



 Kedok pria berinisial IJ, warga Karangmekar, Rancabakung, Kabupaten , yang mengaku menjadi korban begal akhirnya terungkap. 

Selain keterangan berbelit, dugaan laporan yang menimpa pelaku, tidak disertai bukti dan saksi yang kuat di lokasi kejadian deposit game slot online via gopay. Walhasil pelaku mati kutu di depan penyidik kepolisian, sehingga seluruh rekayasa berhasil terbongkar.

Kapolsek Cibalong Iptu Jaja Hidayat mengatakan, sebelumnya pelaku melapor, mengaku menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Cibalong Jumat (20/08/21) lalu, ternyata hal itu tidak benar.

"Motifnya, pelaku gelapkan uang temannya untuk deposit game slot online via linkaja kebutuhan pribadi. Karena terlilit utang judi online," ujarnya, minggu (22/08/21).

Jaja mengatakan, sejak informasi dugaan pembegalan yang menimpa pelaku viral menyebar di media sosial (medsos), lembaganya langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

BACA JUGA : 

Perangkap Judi Bola Online


"Hasilnya tidak ada peristiwa pembegalan itu dan pelaku akhirnya mengaku tidak dibegal," ungkapnya.

Bahkan setelah melakukan pelaporan secara resmi, penyidik langsung mendalami motif pelaku melakukan itu. Belakangan diketahui IJ ternyata tengah terlilit utang judi online belasan juta rupiah.

"Pelaku kemudian menggunakan uang temannya untuk bayar utang" kata Jaja.

 Jaja mengatakan, lantaran dianggap meresahkan masyarakat dengan laporan palsu, polisi langsung menetapkan pelaku IJ sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, IJ dijerat Pasal 242 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan atau Pasal 220 KUHP.

"Ancamannya hukuman penjara satu tahun empat bulan," katanya.

Dalam keterangannya di Mapolsek Cibalong pelaku IJ mengaku melakukan aksi nekat tersebut, karena terlilit utang akibat kalah judi online.

"Saya terlintas buat bikin laporan polisi palsu pas di jalan aja, saya bingung uang teman saya Rp12,5 juta buat DP motor saya pakai," ungkap IJ.

Sebelumnya, video pengakuan pembegalan yang dikakukan IJ, sempat viral di media sosial hingga mengundang simpati warga. Dalam pengakuannya, pelaku ditodong senjata api serta uang Rp12,5 juta yang dibawanya raib dirampas pembegal.

"Kunci motor diambil dilempar ke sana tas saya ditarik, saya ditodong senpi," ujar IJ dalam video viral itu.

Setelah dilakukan penyelidikan plus laporan resmi pelaku akibat pembegalan itu, dikatahui semua laporan merupakan rekayasa belaka, yang dilakukan pelaku untuk menghilangkan jejak kejahatan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Conhecendo os sites confiáveis ​​de caça-níqueis online

BONUS NEW MEMBER 100%