Kecanduan Judi Bola, 4 Remaja di Lombok Rampok Wisatawan Asing
Sekelompok remaja di Lombok, Nusa Tenggara Barat nekat tiga wisatawan asing asal Belgia di kawasan wisata Pantai bandar slot deposit pulsa Kuta.Seperti ditayangkan , sekelompok remaja ini di antaranya Dhani, Rudi Hartonom, Hadi dan Dharma ditangkap polisi di rumahnya masing-masing.
Salah seorang korban bernama Catryn sambil terisak menjelaskan perampokan yang terjadi pada dirinya.
Motor kami diberhentikan, lalu kuncinya diambil. Mereka menodongkan senjata tajam dan ingin mengambil semua barang milik kami. Mereka membawa kabur tas dan motor kami" ujar Catryn.
Salah seorang rekan korban mencoba melawan, tetapi perampok menebas tangannya hingga salah satu jari tangan korban terluka.
Penangkapan keempat tersangka dilakukan setelah korban melapor. Polisi pun langsung memburu tersangka. Berbekal keterangan situs slot online saksi di tempat kejadian perkara, polisi akhirnya berhasil menangkap keempat perampok.
Polisi pun menyita motor hasil perampokan, telepon genggam, kunci leter T, uang serta 2 golok yang diduga digunakan tersangka.
Keempat mengaku, mereka nekat merampok karena kecanduan berjudi bola dan juga judi biliyard bersama teman-temannya. (Dan/Riz)
BACA JUGA :
Penjudi-penjudi yang Terkenal dalam Sejarah
Ancaman 10 Tahun untuk Makelar Judi Bola
Hari menerangkan, ketiga penjudi mulai mengoperasikan perjudian sejak putaran 16 besar Piala Dunia 2018. Para pemasang taruhan merupakan warga di sekitaran kecamatan tempat para pelaku tinggal.
Modusnya, pemasang taruhan berkomunikasi lewat layanan pesan singkat dan mentransfer ke rekening pelaku. Lantas, tiga orang ini memasangkannya ke situs judi online.
Seorang tersangka perjudian, Rasito mengatakan peran sebagai perantara pemasang taruhan disebut warga Cilacap dengan istilah tukang banyu. Sekali pertandingan, ia mencari pemasang taruhan sebanyak 10 sampai 20 orang.
Agar tak rugi setelah capek sebagai perantara, ia akan mengumpulkan uang yang dipasang pada masing-masing tim sebesar Rp 6 juta. Istilahnya, siapa pun yang menang, ia tetap akan mendapat bagian.
"Misalnya sudah ada yang pasang 4 juta untuk Belgia, saya cari yang pasang lawannya misalnya ada yang Rp 500 ribu, atau Rp 1 juta, atau Rp 2 juta dikumpulkan sampai 4 juta. Setelah itu baru saya buka taruhan," Rasito mengungkapkan.
Piala Dunia, membawa aura gembira di seluruh dunia. Namun, mereka sepertinya harus bersiap mendekam lama di penjara. "Pelaku dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian. Pidana penjara paling lama sepuluh tahun," Kompol Hari menegaskan.
Komentar
Posting Komentar